"Bisanya pada pukul 24.00 WIB korban sudah pulang, (Hasil keterangan keluarga, red), namun hingga pukul 05.00 WIB pagi hari malah tak kunjung datang," jelas Widi.

Dari kegelisahan itu, lanjut Widi menguraikan, istri korban kemudian meminta tolong kepada tetangga di Desanya untuk mencari keberadaan suaminya tersebut.

"Sang istri kemudian minta tolong kepada Sucipto, Sabiqul Hudai, Ahdak, Bustanul Arifin, dan Tomin untuk melakukan pencarian terhadap korban ke Desa Aengdake, serta menanyakan kepada warga setempat namun belum juga tidak ditemukan," paparnya.

Namun usaha warga tak sampai disitu saja, selanjutnya Sucipto bersama 4 orang temannya tersebut didampingi warga Dusun Ponggul, Desa Aengdake, Kecamatan setempat kembali melakukan pencarian. Kali ini mereka menyisir ke sumur galian milik warga setempat.