Menurutnya aparat telah berhadapan langsung dengan kejahatan yang meresahkan, dari premanisme hingga narkoba, dengan keberhasilan menangkap 32 pelaku kejahatan dalam drama hukum yang mendebarkan.
“Operasi ini merupakan simfoni keadilan yang kami persembahkan untuk menjaga ketentraman Kabupaten Pamekasan menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H/2024,” ujar Kapolres dengan nada penuh kemenangan.
Seakan menjadi puncak dari opera keadilan yang mengharukan, dilanjutkan dengan pemusnahan ribuan botol minuman keras dan pemotongan knalpot brong yang berisik, sebagai simbol dari penghancuran segala bentuk kejahatan yang meracuni masyarakat.
Acara pemusnahan tersebut menjadi tontonan yang mendidik, disaksikan oleh mata-mata yang berharap pada dunia yang lebih baik; dari forkopimda hingga tokoh agama dan masyarakat.