Camat Palengaan Bapak Muzanni dalam sambutannya, sangatlah puas dan bangga karena satu-satunya SDN di Pamekasan hanya SDN Kecamatan Palengaan yang mendapat penghargaan adiwiyata nasional dari 2 kementerian sekaligus.

"Alhamdulillah ini semua patut disyukuri, untuk mendapatkan adiwiyata nasional ini tidak mudah, perlu perjuangan dan penataan yang sangat lama. Terima kasih bapak ibu guru, komite SDN Palengaan Laok 1, yang telah buat harum Kecamatan Palengaan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN Palengaan Laok 1, Puguh Yuli Astuti mengatakan, ada beberapa program yang dicanangkan untuk menjadi sekolah adiwiyata. Meliputi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Kemudian, kantin sekolah sedapat mungkin meminimalisasi penggunaan plastik, dan ada pemanfaatan plastik bekas minuman yang dijadikan sebagai pot-pot gantung.

“Ini adalah perjuangan dan keuletan semua warga sekolah, yang selama kurang lebih enam tahun merintis menjadi Sekolah Adiwiyata,”ujarnya.