“Acara ini juga merupakan ajang silaturahmi antar warga dan pemuda setempat untuk lebih menjalin sinergitas ke depannya,” ungkap pria yang menjabat dua periode itu.
Menyikapi musim penghujan yang melanda para petani, pihaknya hingga saat ini sudah melakukan berbagai koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengulangi dan memberikan solusi yang solutif terhadap warganya.
“Salah satu cara kita adalah dengan melakukan koordinasi dengan para petani, apa saja yang dibutuhkan kita siap untuk membantu, sebab mata pencarian masyarakat lebih banyak dari bertani untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sehingga sangat penting mendengarkan keluh kesah warga demi kemakmuran dan kemajuan desa,” pungkasnya.
Semetara itu, ketua group Jazz yang beranggotakan sekitar 120 orang dan dinahkodai Wahyudi yang fokus di bidang sholawat sangat mengapresiasi dengan adanya agenda tersebut, sebab pada akhir tahun masyarakat banyak memanfaatkan waktunya dengan hal positif dan lebih bermakna.