SAMPANG, MaduraPost - LSM Jatim Corruption Wacht (JCW) Sampang mendesak agar Dana Hibah yang dikelola Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang segera di Audit.
Hal itu akibat gagalnya Sampang" class="inline-tag-link">KONI Sampang untuk menorehkan prestasi, Bahkan Sampang memperoleh rangking ke 38 pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke VII tahun 2022.
H Tohir selaku Ketua Sampang" class="inline-tag-link">JCW Sampang menyuroti nasib para atlet dari Kabupaten Sampang yang harus tidur di lantai.
Diungkap jika berbicara alokasi anggaran Dana Hibah KONI, Ketua dan Pengurus sebelumnya juga sama mendapat 1,7 M namun mampu mengelola dan berada di urutan ke 26.
Bahkan informasi dari sejumlah Cabor terjadi pemangkasan dan sebagian tahapan Pemusatan Latihan di bebankan ke Cabor.