Dari Pulau, Yanti kemudian dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep oleh dokter yang menangani. Sayangnya, saat hendak dirujuk ke rumah sakit didampingi tiga orang dokter spesialis dan satu bidan menggunakan kapal kayu bernama Siaga Desa Sapeken, kejadian nahas terjadi.

Di mana, saat perjalanan di laut, kapal kayu itu mengalami masalah dan sempat hilang kontak sekitar Pulau Komirian pukul 17.30 WIB.

Alhasil, Kapal Siaga Desa Sapeken dan pasien baru berhasil dievakuasi dibantu KRI SURABAYA 591 pada Senin (20/6/2022) sekitar pukul 03.10 WIB.

Yanti dan bayinya kemudian dibawa ke Pulau Kangean dan tiba di pelabuhan setempat sekitar pukul 07.40 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Abuya Kangean.