Pihaknya menganggap, apabila sosialisasi masif seharusnya dilakukan, utamanya koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka).

"Yang saya tahu ini tidak pernah ada sosialisasi semacam itu," ujarnya.

Menurutnya, jika kegaduhan soal tilang elektronik atau ETLE dan Mobil Incar terus berlarut, maka jangan salahkan masyarakat jika akan menggelar aksi besar-besaran di Sumenep.

"Isunya, saat ini masyarakat Kecamatan Saronggi telah saling berkoordinasi untuk melakukan demonstrasi ke Mapolres Sumenep," pungkasnya.