Sementara itu, Syamsul PJ.Kades Bringin juga menjelaskan,  akses jalan itu memang sudah lama longsor dan sudah disurvei oleh dinas terkait waktu itu dengan estimasi anggaran kurang lebih Rp 1 M.

"Pemilik lahan sekitar tidak berkenan, jalan dialihkan agak ke timur, akhirnya disepakati buka jalan baru melewati jalan tembus makam dan lebih aman dan efektif insyaallah bisa terealisasi tahun ini" ujarnya.