Bupati Fauzi memastikan, jika program mudik gratis bagi masyarakat kepulauan itu murni tidak dipungut biaya.

"Karena kemarin ada informasi, masih ada yang dipungut. Ternyata setelah saya tanya, kemarin itu overload. Ada beberapa yang naik sebelum memiliki karcis atau tiket, sehingga ketika di atas kapal ditarik karcis oleh pihak kapal," kata Bupati Fauzi menegaskan.

Program mudik gratis ini merupakan salah satu cara Pemkab Sumenep melayani serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat kepulauan terhadap transportasi laut di masa mudik lebaran. Progam mudik gratis untuk warga kepulauan tersebut telah dimulai sejak H-9 sampai H-2 lebaran 1443 Hijriah.

"Teknisnya, Pemkab mengganti biaya pembelian tiket kapal yang dikeluarkan warga kepulauan," pungkasnya.