“Beberapa tuntutan yang kita bawa ke sini tidak digubris, bahkan tidak ditemui. Harusnya DPRD peka, dengan cara menyurati DPR RI sebagaimana tuntutan yang kita sampaikan kepada mereka,” tegasnya.

Selama tidak ada tindakan dari DPRD Sumenep, BEM Sumenep mengaku tetap konsisten dan berkomitmen untuk menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM dan bahan pokok.

"Ketika timbul keresahan masyarakat, Mahasiswa tidak perlu turun jalan. Justru DPRD yang lantang menyuarakan dalam forum narasi-narasi kerakyatan. Bukan malah bungkam,” pungkasnya.