"Dari dana tersebut minimal 40 persennya harus digunakan untuk BLT desa. Khusus untuk BLT desa Rp 133 miliar lebih, dengan sasaran sebanyak 36.979 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," terangnya.

Sementara untuk PKT desa, lanjutnya, sebesar Rp 57 miliar. Pihaknya berharap, anggaran tersebut mampu mempekerjakan masyarakat desa setempat minimal 477.787 orang.