"Jadi kita perlu ada sebuah wadah yang tepat. Siapa tahu nantinya batik tulis Sumenep bisa terus kita ekspor,” kata Chainur.

Terpisah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pagelaran Pameran Batik Bordir dan Acsesoris Fair tahun ini merupakan kegiatan untuk mengangkat potensi UMKM di tengah pandemi yang masih berlangsung.

“Geliat para perajin serta pemilik UMKM di era pandemi Covid-19 ini menjadi momentum bangkitnya UMKM di Jawa Timur. Begitu juga kita harus bangga dengan buatan Indonesia, harus melekat sebagai penggerak ekonomi Jawa Timur dan nasional,” kata Emil, saat sambutan membuka pagelaran pameran tersebut.

“Jadi, semua stand yang ada di sini adalah industri kreatif. Mudah-mudahan dengan pameran ini produk unggulan Jawa Timur bisa semakin dikenal lebih luas lagi,” sambungnya.