Seperti diketahui bersama, Kemensos RI menetapkan penyaluran BPNT atau kartu sembako secara tunai melalui PT. POS Indonesia.
Pencairan BPNT tersebut dirapel dengan total Rp. 600.000 untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui PT. POS Indonesia. Kini, para penerima tidak lagi menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk percepatan penyaluran diseluruh daerah.
Penyaluran BPNT atau kartu sembako secara tunai itu tetap dimanfaatkan untuk dibelanjakan bahan pangan oleh penerima.
Saidi berharap, bantuan untuk masyarakat itu semoga tepat sasaran melalui data yang disampaikan dari desa.