Selain itu, acara khitanan massal gratis juga menjadi rangkaian dari acara peresmian Klinik Pratama Al-Miftah.
Dr Saifuddin kepada MaduraPost mengatakan bahwa klinik Pratama Al-Miftah akan berjalan dengan sistem konvensional dan syar'i. Karena keberadaan Klinik Al-Miftah yang tidak bisa lepas dari dunia Pesantren.
"Alhamdulillah dibukanya klinik Al-Miftah, akan bisa membantu masyarakat untuk berobat, terutama pelayanan pengobatan bagi santri," Kata Dr Saifuddin sambil melayani pasien.