Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sumenep" class="inline-tag-link">DLH Sumenep, Ernawan Utomo menjelaskan, jika yang ikut dam truk pengangkut sampah motor jenis Viar tersebut adalah kru DLH setempat.
Menurutnya, hal demikian tidak menjadi masalah. Sebab kru DLH memang setiap pagi berangkat dari Kantor langsung membonceng di motor pengangkut sampah tersebut.
"Iya itu kru, tidak apa-apa langsung naik di motor itu. Kan mereka kru. Jadi kalau cuma satu personilnya siapa yang mau ngangkut sampahnya ke motor," terangnya saat di konfirmasi melalui sambungan teleponnya, Senin (8/11).
Menurutnya, para kru alias pasukan pembersih sampah di Sumenep ini menjadi lazim saat mengangkut samlah plus memboyong kru satu tumpangan dengan sampah yang dibersihkan.