PAMEKASAN, MaduraPost - Bertema 'Desa Gagah Kreatif Inovatif Tiada Henti', Pemerintah Desa (Pemdes) Gagah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan menggandeng BUMdes Adi Warna dan Karang Taruna Harapan Jaya untuk mensukseskan program Bupati Pamekasan Baddrut Tamam tentang desa tematik.
Mengambil potensi alam di desanya yang sebelumnya biasa saja menjadi luar biasa sebagai tematik desa, Desa Gagah telah memproduksi beberapa produk dan telah dipasarkannya sejak seminggu yang lalu di pinggir jalan Jl. Trunojoyo Pamekasan, tepatnya di depan Kantor Pemda Timur.
Beberapa produk yang dipasarkannya itu adalah Kosiga (Kopi Siwalan Gagah) dengan harga jual Rp 10.000,00 - Rp 20.000,00 per kemasan, Piring Lidi Rp 40.000,00 per lusin, Anyaman Besek Rp 4.000,00 - Rp 25.000,00, Lava Aren Rp 15.000,00 per 250 ml, Wedang Pokak Rp 15.000,00 per 250 ml, Legen Asli Rp 10.000,00 per botol, Gula Merah Rp 3.000,00 per kemasan, Teh Krabi Rp 5.000,00 per isi 5, Es Moka Moke dan Tikar Daun Siwalan.
Menurut Hendra Budi Krisna selaku Kepala Desa Gagah menjelaskan, bahwa potensi Desa Gagah yang paling menonjol adalah di sektor Ekonomi Kreatif dan UMKM. Dengan memanfaatkan potensi alam dari lahan pertanian dan perkebunan yang ada di desanya itu sebut dia, seluas 6,5 Ha akan dijadikan program pengembangan Wisata Desa berbasis
Agro Pertanian.