Pihaknya menambahkan, sejak 2019 atau satu setengah tahun siswanya rela menempati surau yang kurang layak tersebut demi mengenyam pendidikan.
"Karena kalau tetap dilaksanakan ditempat ini (Surau, red) KBM tidak bisa maksimal," imbuhnya.
Pihaknya juga berharap Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang segera menerbitkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang pernah ia ajukan.
"Lebih kurang setahun yang lalu kami mengajukan NPSN, tapi hingga saat ini belum keluar dari Disdik," keluhnya.