“Kami memakai baju adat untuk mengenalkan budaya Madura ke orang luar, terlebih upacara virtual ini diikuti juga oleh seluruh Provinsi, Kabupaten se Indonesia," ucapnya.

Dirinya  mengaku sangat bangga dengan budaya Madura sehingga perlunya mengenalkan ke khalayak luar.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menegaskan bahwa momen tersebut dapat dijadikan sebagai implementasi Bhinneka Tunggal Ika dimana Indonesia terdiri dari banyak suku, adat dan budaya sehingga terlihat saat upacara virtual menjelang detik-detik proklamasi tersebut.

Sekedar diketahui, upacara virtual detik detik kemerdekaan republik Indonesia di Sampang digelar di Pendopo Trunojoyo dengan turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang bersama seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang.