"Diantara makam Ibrahim sampai rukun yamani bebas mau minta apa, dan itu tidak harus pake Bahasa Arab, silakan minta pakai Bahasa Indonesia tidak ada masalah," ujarnya.

Bahkan Ustadz Adi Hidayat menerangkan bahwa semua bahasa bisa digunakan, seperti Sunda dan Jawa.

Hal itu dilakukan karena memang tidak ada ketentuan harus memakai Bahasa Arab. Dengan begitu jamaah bisa paham apa yang sedang dimintanya.

"Bahasa Sunda monggo, (Bahasa) Jawa silahkan," ungkapnya.

Menurut Ustadz Adi Hidayat berdoa dengan bahasa sendiri seperti Bahasa Indonesia akan lebih terasa khusyuknya, dari pada Bahasa Arab.