Kemudian, tahap kedua, pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Dilanjutkan tahap ketiga, pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Zainul menerangkan, apabila orang tua siswa boleh mendampingi anak-anaknya saat proses vaksinasi dilakukan.
Sebanyak 1.600 siswa di sekolah ini dicanangkan untuk melakukan vaksinasi. Hanya saja, setelah sampai pada hari vaksinasi ratusan siswa memilih tidak hadir ke sekolah. Hanya terdata 104 siswa yang setuju untuk divaksin.
Pihaknya mengaku, dalam proses vaksinasi itu, wali murid siswa telah mengetahuinya. Sosialisasi jauh-jauh hari telah ia gencarkan, usai menerima surat dari Provinsi dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep.
"Sebenarnya wali murid siswa itu sudah tahu. Nah kami sudah bilang wali kelas. Karena saat ini pembelajaran daring. Dari situ kan wali kelas yang dekat, sudah dibuatkan grup juga," akuinya.