SUMENEP, MaduraPost - Instruksi Presiden (Inpres) Joko Widodo untuk pemanfaatan anggaran Dana Desa (DD) harus dirasakan oleh seluruh warga desa di Indonesia, dan dampak pembangunan desa harus lebih dirasakan melalui pembangunan desa yang terfokus.

Di tengah pandemi Covid-19, anggaran DD dialihkan sebagian menjadi jaring pengaman sosial melalui program Bantuan Dana Tunai Langsung Dana Desa (BLT DD).

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, tidak wajibkan vaksin bagi warga penerima BLT DD. Padahal, jika mengacu pada Intruksi Presiden (Inpres) memang menjadi prioritas penerima BLT DD harus divaksin.

Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">DPMD Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, perihal Inpres belum ditindaklanjuti secara khusus pada kebijakan tersebut.

"Tidak bisa serta-merta mewajibkan penerima BLT DD harus divaksin. Sebab ketika tidak memenuhi syarat dan ketentuan secara teknis ditakutkan menimbulkan adanya pro-kontra," ungkapnya, Kamis (22/7).