"Semuanya terdampak pastinya. Tapi saya usaha saja lah, karena rezeki sudah ada yang ngatur," harapnya dengan optimis.

Menjual aksesoris perayaan HUT RI setiap tahunnya dilakukan para penjual menjajakan dagangannya di jalan khusus pejalan kaki. Hal ini memang menjadi rutinitas berjamaah setiap tahunnya.

Hanya saja, meski jalan trotoar dijadikan tempat berjualan, namun dampak positifnya sepanjang jalan per-Kotaan terhiaskan dari adanya pernak pernik bendera merah putih beragam variasi.

Terpisah, Kepala Satpol PP Sumenep, Purwo Edi Prawito, belum bisa dimintai keterangan soal para penjual bendera yang mulai berinteraksi di jalan trotoar tersebut.