Melukis adalah kesenangan bagi Ifan. Sejak kecil saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dia telah menyukai gambar dan menggambar banyak hal. Namun, kecintaan melukis jenis realisme dia tekuni setelah mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah, Kecamatan Guluk-guluk.
"Mulai mondok baru bisa melukis gambar wajah muka ini," ucap santri Lubangsa Raya Ponpes Guluk-guluk ini, Kamis (20/5).
Putra pertama dari pasangan Kisniyati (33) dan Hasan Asy'ari (40) juga aktif di salah satu organisasi ektra kurikuler sekolah, yakni teater Sanggar Pangeran. Sedikit bercerita, mengetahui lukisan dan mulai menggambar, Ifan mengaku memiliki guru di Kecamatan Ganding.
"Saya belajar kepada salah satu guru di Kecamatan Ganding, Iskandar Yunhan Art. Itu nama penanya," kata anak yang baru masuk kelas I Sekolah Menengah Atas (SMA) ini.
Melihat prestasi Ifan, dirinya pernah mengikuti sebuah lomba melukis tingkat Ponpes dan menjuarai peringkat tiga. Selain melukis, Ifan juga menyukai seni keterampilan tangan. Seperti membuat mainan sepeda motor dari cottonbods dan bekas korek api. Sebab itu, dia akan mengikuti ajang yang lebih tinggi dalam lomba kesenian.