Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati terhadap praktik percaloan dalam seleksi ini. Menurutnya, masyarakat harus mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi CPNS dan PPPK.
"Karena hanya dengan kemampuan dirinya yang bisa menentukan lolos seleksi sebagai aparatur pemerintah. Masyarakat yang berminat ikut seleksi CPNS dan PPPK tahun ini, hendaknya mempersiapkan diri supaya saat pelaksanaan seleksi mampu menjawab semua soal test dengan benar,” katanya.
Pihaknya meminta masyarakat tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku jika dirinya orang dekat atau kepercayaan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah maupun Kepala BKPSDM, yang bisa meloloskan peserta seleksi menjadi CPNS dan PPPK.
Apalagi sampai meminta pelicin berupa uang sebagai jalan untuk meluluskan peserta seleksi CPNS dan PPPK sebagai aparatur pemerintah daerah.