SAMPANG, MaduraPost - Rencana Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi untuk menunda pelaksanaan Pilkades serentak hingga tahun 2025 mendapat respon hangat dari Anggota komisi I DPRD Sampang.

Hal itu disampaikan Aulia Rahman kepada sejumlah media, Bahwa rencana penundaan Pilkades hingga tahun 2025 merupakan manuver politik Bupati Sampang yang tidak masuk akal.

Pelaksanaan Pilkades Serentak yang akan di ikuti oleh 111 desa se kabupaten sampang rencananya akan dilaksanakan pada November 2021. Namun hal itu terkendala dengan isu penundaan Pilkades yang muncul dari Bupati Sampang.

Aulia membandingkan rencana pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sampang dengan Kabupaten Bangkalan yang sukses menggelar Pilkades serentak dan aman.

"di Bangkalan, Bupatinya Kyai, tapi kemaren sukses menggelar Pilkades serentak. Masak, di Sampang yang katanya Bupatinya Blatir, Tapi tidak bisa menggelar Pilkades," Kata Aulia Rahman.