Menurutnya, bersilaturahim lebaran tidak harus bertemu secara fisik, tetapi demi mencegah penularannya, umat muslim bisa melakukannya dengan pertemuan secara virtual melalui sambungan telepon genggam dan alat komunikasi lainnya untuk saling bertegur sapa dan menanyakan kabar.
“Umat muslim merayakan Lebaran Idul Fitri 2021 melakukan silaturahim secara virtual tidak mengurangi esensi persaudaraan, mengingat kondisi saat ini berbeda dengan sebelum wabah Covid-19,” jelas dia.
Sebab itu, pemerintah daerah mengajak masyarakat saat merayakan lebaran benar-benar mematuhi Prokes sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Sumenep, seperti memakai masker yang baik dan benar.
“Kami mengharapkan Idul Fitri tahun ini adalah momentum bagi umat Islam di Kabupaten Sumenep untuk menekan laju penularan Covid-19, karena apabila kesehatan pulih tentu berdampak kepada ekonomi yang bangkit kembali,” tukasnya.