Imam juga menerangkan, setelah sosialisasi dilakukan, sudah banyak tempat wisata yang mengajukan permohonan. Pihaknya pun telahmenindaklanjuti dengan verifikasi secara bertahap dibantu satuan tugas Covid-19.
"Apabila nanti tidak memenuhi syarat dan terindikasi melanggar, maka tidak akan diberikan ijin untuk dibuka." tukasnya.