Ia berharap, supaya gaji para para honorer secepatnya terbayar sebelum TPP ASN itu dihapus oleh Bupati yang tentunya Bupati harus mencabut Perbubnya sendiri terlebih dahulu.
"Karena kasihan mereka Pak Bupati, mereka sudah bekerja tapi tidak mendapatkan gaji, apa tidak kasihan. Kita tahu kalau Bupati tidak akan menemui kita, karena kebijakannya yang dungu dan sengsarakan rakyat," ucapnya.
Perlu diketahui, bahwa selama aksi demonstrasi yang dilakukan oleh lintas LSM atau NGO prihal TPP ASN tersebut, Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan Baddrut Tamam tidak pernah menemuinya.