Lanjut pria itu, pihaknya juga sangat bangga saat anak didiknya juga mampu meraih juara dua Desain Aplikasi Quran (DAQ), bagaimana mendesain aplikasi yang berkaitan dengan pendidikan Al-Qur'an agar bisa dinikmati oleh anak-anak usia dini yang berbentuk Game Hijaiyah.
“Ternya anak-anak juara dua, Ini bagi saya sangat luar biasa, serta juara harapan 1 dalam Debat Kandungan Al-Quran Bahasa Inggris” tuturnya.
Khoirun Nasik berharap walaupun berada di PTUN tetapi internalisasi nilai, syi'ar dan karakter Qur'an menjadi ruhnya para mahasiswa di UTM. Pihaknya juga akan mendorong mahasiswa dengan harapan mengibarkan prestasi tetapi ruh Qur'an tetap melekat.
“Sehingga ke depan bangsa Indonesia akan terbantu untuk mewujudkan itu semua,” tandasnya.