"Saya harapkan kedepannya harus lebih matang. Sebab, pedoman PPL II saja dalam bentuk file. Seharusnya kan pedoman itu di cetak," ujarnya pada sejumlah media, Senin (15/3).

Usai melakukan orasi, mahasiswa dan pihak kampus akhirnya bertemu dan melakukan kesepakatan hitam di atas putih. Dengan kata lain, pihak kampus menerima tuntutan mahasiswa.

Terpisah, Ketua Unit Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (UPPL), Suhaidi, mengatakan hal ini merupakan pertemuan anak dan orang tua. Dirinya menerima segala bentuk aspirasi mahasiswa.

"Kedatangan mereka soal PPL. Alhamdulillah tuntutan adik-adik sudah kita selesaikan. Pedoman yang awalnya tidak dicetak, kita cetakkan," akuinya.