"Kegiatannya juga harus bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," terang orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Menurut suami dari Nia Kurnia Fauzi ini, BLT-Desa merupakan kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari DD kepada keluarga penerima manfaat (KPM), dengan kriteria yang disepakati dan diputuskan melalui musyawarah desa.
Pihaknya berharap, agar bantuan tersebut betul-betul tepat sasaran, artinya KPM memang keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
"Saya juga mengharapkan kepada desa dan perangkat desa serta masyarakat untuk terus ikut mendukung program pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19. Di antaranya dengan terus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari," pungkasnya.