NASIONAL, MaduraPost - Upaya memperjuangkan kesejahteraan petani garam di Madura yang dalam beberapa tahun mengalami kemerosotan akibat kebijakan pemerintah melalui impor garam, Mendapat perhatian serius dari Slamet Ariyadi sebagai anggota komisi IV DPR RI.
Hal itu disampaikan Slamet dalam rapat dengar pendapat dengan Dirjen Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia beberapa waktu lalu.
Ibarat gayung Sambut, Paparan Slamet Ariyadi mendapat respon positif dari para petani garam yang ada di Madura. Karena keluhan dan aspirasi para petani bisa tersalurkan kepada pemerintah.
Hal ini disampaikan Abdul Hamid, Salah satu petani garam asal desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, Persoalan klasik para petani garam di Madura adalah kurangnya perhatian dan edukasi pemerintah terhadap para petani garam.