Jumali menambahkan, jika rusaknya jalan disebabkan kualitas bahan yang digunakan sangat jelek dan diduga ada kesalahan yang dilakukan konsultan perencana.
Terkait kondisi aspal rusak, Soleh sebagai Penilik jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN VIII) Jawa Timur saat dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan pendataan. " Sudah saya data itu mas," Kamis (14/01/2021). (Mp/hin/kk)