Disamping itu, melalui akreditasi tersebut, pihaknya memastikan bisa mendongkrak sarana untuk mempersiapkan sekolah pada tahun 2021 mendatang.

“Kegiatan penilaian terhadap 10 sekolah sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dan kita menunggu hasilnya. saat ini juga kita lakukan sosialisasi dan pembinaan pula oleh BAN-SM sebagai sarana untuk mempersiapkan di tahun berikutnya,” jelasnya.

Di tahun selanjutnya, sambung Abd Kadir, jatah untuk akreditasi jenjang SD yang ada di Kabupaten Sumenep baik swasta ataupun negeri dipastikan akan ada tambahan kuota.

”Saya berharap kabupaten Sumenep bisa mendapatkan jatah yang lebih banyak lagi, karena banyak sekolah yang sudah perlu direakreditasi. Sebab, banyak masa berlaku sertifikat akreditasinya sudah selesai,” tukasnya. (Mp/al/kk)