"Pesta demokrasi 5 tahunan sebentar lagi akan digelar. Saya harapkan, dari sosialisasi ini menjadi awal masyarakat mengerti bagaimana menentukan pilihannya. Disamping itu, secara teknis di pemilihan yang dirasa perlu ada informasi di masa pandemi Covid-19 ini," ujar Hendra, dalam sambutannya di aula Kafe Mami Muda, Jumat (4/12).

Disamping itu, komisioner Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil, dalam sosialisasi tersebut menerangkan apabila sosialisasi perlu ditingkatkan, selain menjadi stimulus dalam merangsang bagi pemilih pemula.

"Pilkada tahun ini berbeda dibandingkan 5 tahun sebelumnya. Tapi dengan adanya pandemi ini menjadi sebuah pengalaman agar kedepan mengetahui tata cara pemilihan bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 di masa pandemi Covid-19," terangnya.

Untuk diketahui, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020. Untuk itu masyarakat kembali akan melangsungkan pesta demokrasi 5 tahunan di tengah pandemi Covid-19.