SUMENEP, MaduraPost - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengangkat berbagai persoalan infrastruktur yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat dalam penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026.
Pandangan tersebut disampaikan dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep sebagai bentuk pertanggungjawaban politik sekaligus penyaluran aspirasi warga dari masing-masing daerah pemilihan.
Fraksi PAN, H. Hairul Anwar menjelaskan, bahwa pelaksanaan reses yang digelar pada 9 hingga 16 Maret 2026 menjadi momen strategis bagi para legislator untuk turun langsung ke lapangan dan menyerap berbagai keluhan masyarakat secara faktual.
Ia menyebut, persoalan jalan rusak masih mendominasi aduan warga karena berdampak luas terhadap roda perekonomian, kelancaran mobilitas, hingga aspek keselamatan pengguna jalan.
“Di Desa Pragaan Laok, masyarakat bahkan terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya karena belum mendapat perhatian,” ujarnya saat rapat paripurna, Selasa (31/3).