Sementara itu, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka diusulkan tetap berlangsung pada Senin hingga Kamis. Menurutnya, interaksi langsung antara guru dan siswa sangat penting dalam proses pendidikan.
"Biar lebih memahami pada saat pembelajaran berlangsung atas perubahan, baik perubahan perilaku, sikap, maupun akademik," urainya.
Terkait program MBG, Iksan memastikan pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan kebijakan resmi Pemerintah Kabupaten Sumenep yang segera diterbitkan.
"Sambilalu menunggu kebijakan final, kita menyiapkan bagaimana MBG bisa berjalan pada hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis mendatang, Jumat di-WFH-kan, sementara hari Sabtu itu setengah hari masih tetap masuk," tutup Iksan.***