Rangkaian kegiatan diawali dengan suguhan musik tongtong “Megaremmeng” yang sukses membakar semangat hadirin.
Denting dan tabuhan khas Madura tersebut menghadirkan nuansa tradisional yang kuat sejak awal acara. Penampilan pamdas dangdut turut menambah kemeriahan suasana.
Selepas pembukaan resmi, prosesi dilanjutkan dengan tradisi “topak lober”, ritual sarat filosofi yang mencerminkan kebersamaan serta ungkapan syukur.
Kemeriahan semakin terasa ketika lomba pembuatan orong ketupat digelar. Para peserta memperlihatkan ketangkasan mereka merangkai janur menjadi anyaman ketupat dengan variasi bentuk yang kreatif.