“Idul Fitri tidak sekadar perayaan, melainkan saat yang tepat untuk menyatukan kembali hati yang sempat terpisah. Persatuan masyarakat Sumenep harus terus kita rawat,” kata Hosnan, Sabtu (21/3).

Politikus yang berasal dari wilayah kepulauan itu juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan merupakan hal yang tidak terhindarkan.

Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan retaknya persaudaraan.

“Perbedaan adalah keniscayaan, tetapi jangan sampai menggerus nilai kebersamaan. Di momen yang suci ini, mari kita rajut kembali persaudaraan dengan penuh keikhlasan,” tuturnya.