“Yang bisa kita layani adalah warga dengan KTP Sumenep. Pendaftaran sudah kita buka melalui nomor kontak yang tersedia,” jelasnya.

Dzulkarnain menekankan, bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya warga kepulauan, agar dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di daerah asal.

Namun demikian, ia mengingatkan calon pemudik agar mempersiapkan diri dengan baik. Selain memastikan kelengkapan identitas, kondisi kesehatan juga menjadi syarat utama sebelum melakukan perjalanan.

“Yang paling penting siapkan identitas dan kondisi kesehatan. Kalau tidak sehat, tentu tidak bisa mudik. Pemerintah memfasilitasi, tapi masyarakat juga harus siap,” tegasnya.

Tak hanya mengatur arus keberangkatan, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep juga menyiapkan skema arus balik, terutama untuk transportasi laut. Sedangkan untuk jalur darat, tidak ada penjadwalan khusus arus balik seperti yang diterapkan pada kapal.