“Sejak pagi sampai malam sudah lima kali padam. Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Kami tidak tahu apa penyebabnya,” ujar Efendi, Sabtu (22/2) malam.

Menurutnya, pemadaman listrik di Desa Kertagena Laok bukan kali pertama terjadi. Ia menilai kondisi tersebut sudah sering dialami warga tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN.

“Kalau memang ada perbaikan jaringan atau gangguan, seharusnya ada informasi resmi. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan seperti ini,” tegasnya.

Sejumlah warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Mereka berharap ada transparansi dan penjelasan dari pihak terkait mengenai penyebab seringnya pemadaman listrik di wilayah tersebut.