Namun pada Ramadan kali ini, intensitasnya akan ditingkatkan untuk mengantisipasi meningkatnya distribusi takjil.
“Tim Keamanan Pangan sudah bekerja sejak lama. Pada Ramadan ini kami akan memaksimalkan pemantauan, baik terhadap takjil yang diperjualbelikan maupun yang dibagikan komunitas,” ucapnya.
Selain inspeksi langsung, dinas juga menggencarkan kampanye edukatif melalui pemasangan stiker serta penyebaran materi sosialisasi di fasilitas umum, puskesmas, dan sekolah.
Pemerintah daerah pun mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih menu berbuka dan memastikan makanan yang dikonsumsi memenuhi standar kesehatan.