Bahkan, Wirya menyebutkan bahwa istrinya sendiri juga berpotensi menjadi seorang pengkhianat dalam hidupnya. Padahal, kata dia, suami dan istri telah menjalani hidup bersama selama 24 jam, tidur bersama, susah bersama, senang bersama, serta membesarkan anak bersama-sama.
“Namun tidak menutup kemungkinan istri saya berkhianat. Apalagi orang yang baru kita kenal enam bulan, satu tahun, atau dua tahun,” ujar Wirya.
Oleh karena itu, Wirya memberikan pesan kepada Bapak Wahyudi Pangkat S. agar tetap siaga selama 24 jam terhadap potensi-potensi pengkhianatan.
Menurutnya, dugaan adanya upaya memutarbalikkan fakta juga bisa menjadi bagian dari pengkhianatan yang dapat merusak perjalanan hidup seseorang jika dipercaya sepenuhnya.
“Hal-hal seperti ini bisa merusak perjalanan hidup kita, apabila kita percaya seratus persen terhadap cerita yang disuguhkan,” katanya.