Tanaman buah dinilai mampu menjadi cadangan pangan alternatif sekaligus memperkuat fondasi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Menurut Darul Hasyim Fath, gerakan menanam pohon memiliki dimensi ekologis yang tak kalah penting.

Tanaman keras seperti durian dapat berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mengurangi risiko erosi, serta memperbaiki struktur tanah, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Menanam pohon berarti menyiapkan masa depan. Manfaatnya bukan hanya ekonomi, tetapi juga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan untuk generasi berikutnya,” kata Darul, Senin (15/12).