SURABAYA, MaduraPost - Forum Pelaksana FP3TI yang digelar di Hotel Sahid Surabaya, Selasa (9/12/2025), mendadak memanas ketika Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, tampil dan menyampaikan kritik keras terkait operasi penindakan rokok ilegal di Madura, Jawa Timur.

Politisi PDI Perjuangan itu berbicara dengan suara lantang dan menohok, menuding kebijakan penindakan Bea Cukai justru makin merugikan masyarakat Madura.

Zainal menegaskan, dirinya sudah tiga periode duduk di DPRD dan mengetahui langsung kondisi konstituennya di lapangan, terutama para pelaku usaha rokok rumahan.

“Saya itu anggota DPRD tiga periode. Konstituen saya itu pemain rokok. Ketika ditangkap di Solo, larinya ke saya, nggak lagi kepada orang lain,” ujarnya dalam forum tersebut, Selasa (9/12) kemarin.

Ia mengkritik keras pola kebijakan penindakan terhadap rokok ilegal yang menurutnya tidak menyentuh akar persoalan dan hanya menyasar para pengusaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.