Ia menjelaskan, penerapan kebersihan di rumah sakit memiliki banyak manfaat strategis. Di antaranya, mampu menekan risiko infeksi nosokomial, yakni infeksi yang terjadi selama proses perawatan pasien.

Dengan menjaga kebersihan, peluang pasien mengalami komplikasi tambahan bisa ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, suasana rumah sakit yang bersih dan rapi terbukti memberikan dampak psikologis positif.

“Pasien yang dirawat di tempat bersih merasa lebih tenang dan aman. Itu mempengaruhi kecepatan penyembuhan,” katanya.

Pihaknya menambahkan, kebersihan juga berperan penting dalam membangun kepercayaan publik. Rumah sakit yang konsisten menjaga lingkungan bersih akan mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat.