Menurutnya, kebersamaan dan doa menjadi penopang utama dalam menghadapi situasi pascabencana.
“Doa, kebersamaan, dan solidaritas antarwarga adalah bagian penting agar kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 47 kilometer di tenggara Kabupaten Sumenep dengan kedalaman 14 kilometer. Meskipun tidak berpotensi tsunami, guncangan dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah daratan.
Bupati Fauzi memastikan pemerintah daerah bergerak cepat untuk memberikan bantuan serta memastikan kondisi masyarakat aman.