“Setiap apresiasi adalah motivasi. Kami akan melayani dengan hati, menjaga pelayanan yang ramah, cepat, dan berkualitas. Yang terbaik selalu kami upayakan untuk pasien,” jelasnya.
Ia menambahkan, reformasi layanan terus digerakkan melalui pelatihan etika pelayanan, penambahan tenaga keperawatan, hingga sistem monitoring pasien selama 24 jam penuh.
“Semua ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang sejak awal menekankan pentingnya reformasi pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan,” pungkasnya.***