“Setiap coretan anak-anak adalah wujud keberanian dan daya imajinasi yang lahir dari semangat belajar. Dari sini kita bisa melihat potret masa depan Sumenep yang penuh warna dan penuh harapan,” ucap Andrie usai acara, Minggu (14/9) pagi.
Ia juga menjelaskan alasan pemilihan Pendopo Agung Keraton sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, ruang yang sarat nilai sejarah ini mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
“Ketika anak-anak menorehkan karya di tempat bersejarah ini, kita berharap mereka bisa merasakan energi budaya leluhur yang akan menjadi pijakan untuk langkah mereka di masa depan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Andrie menambahkan bahwa lomba menggambar dan mewarnai ini termasuk bagian dari Calendar of Event (CoE) Sumenep 2025, yang tahun ini menyuguhkan beragam kegiatan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, CoE Sumenep terasa lebih hidup dan mampu menunjukkan wajah Sumenep, bukan hanya sebagai kota tradisi, tetapi juga sebagai daerah yang memberi ruang pada bakat generasi mudanya,” ujar Andrie menutup penjelasannya.