“Dari tahun ke tahun, jumlah peserta selalu meningkat. Kini tidak hanya dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, tapi juga dari Jember, Malang, Bondowoso, Surabaya, dan daerah lainnya. Kami merasa bangga, karena MEC sudah menjadi ajang yang ditunggu para kreator karnaval di Jawa Timur,” ucap Hariri.
Hariri menegaskan, panitia berkomitmen menyajikan gelaran yang profesional dan maksimal sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan para peserta.
“Kami menyiapkan hadiah yang cukup besar, yakni Rp 10 juta untuk juara kategori umum dan Rp 3 juta untuk kategori pelajar. Ini bukti keseriusan kami dalam memberikan apresiasi kepada karya-karya terbaik,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa peserta dari Kabupaten Sumenep sendiri datang dari berbagai kecamatan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.